IHSG Menguat Saat Prabowo Bacakan RAPBN 2027, Sektor Kesehatan Paling Moncer
JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 1,23 persen ke level 6.379,16 pada perdagangan Jumat (14/8/2026). Penguatan ini terjadi bersamaan dengan momen Presiden Prabowo Subianto menyampaikan nota keuangan terkait RAPBN 2027 di Gedung DPR/MPR, Senayan.
IHSG naik 77,39 poin dari posisi sebelumnya di 6.301,77. Penguatan indeks didukung mayoritas saham yang bergerak di zona hijau, dengan sektor kesehatan menjadi penopang utama.
Sebanyak 357 saham tercatat menguat, sementara 288 saham melemah dan 318 saham lainnya stagnan.
Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak pada rentang 6.267,41 hingga 6.390,90. Indeks dibuka di level 6.296,59 sebelum akhirnya ditutup pada posisi 6.379,16.
Aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) juga terpantau cukup tinggi. Volume transaksi mencapai 29,99 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp11,60 triliun.
Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 1,674 juta kali, sedangkan kapitalisasi pasar mencapai Rp11.189 triliun.
Menariknya, seluruh sektor saham yang diperdagangkan pada Jumat berakhir di zona hijau. Sektor kesehatan menjadi penguat terbesar dengan kenaikan 3,09 persen.
Sektor properti menyusul dengan penguatan 2,99 persen, kemudian sektor energi naik 2,66 persen. Sektor infrastruktur menguat 1,67 persen, sektor non-primer 1,17 persen, sektor primer 1,14 persen, dan transportasi 1,14 persen.
Selanjutnya, sektor barang baku naik 1,11 persen, sektor keuangan 0,68 persen, teknologi 0,60 persen, serta perindustrian 0,34 persen.
Dari jajaran saham dengan kenaikan tertinggi, Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS) dan Dana Brata Luhur Tbk (TEBE) masing-masing menguat 25 persen. YPAS ditutup di level Rp1.200, sedangkan TEBE berada di Rp1.375.
Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR) juga menguat 24,90 persen menjadi Rp1.605. Kemudian Batavia Prosperindo Aset Manajemen (XBID) naik 24,45 persen ke Rp565, disusul Calculus Global Ventures Tbk (STAR) yang meningkat 22,11 persen menjadi Rp464.
Di tengah penguatan IHSG, sejumlah saham justru mengalami koreksi. Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK) menjadi saham dengan penurunan terbesar, yakni 14,85 persen ke Rp390.
Multitrend Indo Tbk (BABY) turun 14,71 persen menjadi Rp232, sedangkan Graha Prima Mentari Tbk (GRPM) melemah 9,72 persen ke Rp195.
Duta Anggada Realty Tbk (DART) terkoreksi 9,34 persen menjadi Rp165, sementara Bach Multi Global Tbk (BACH) turun 8,24 persen ke level Rp468.
Editor : Suriya Mohamad Said