Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Simalungun, Getaran Terasa Kuat di Sejumlah Wilayah
Dia menjelaskan, berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa tersebut tergolong gempa bumi menengah yang dipicu aktivitas subduksi lempeng. Analisis mekanisme sumber juga menunjukkan gempa memiliki mekanisme sesar geser turun atau oblique normal fault.
Guncangan gempa dirasakan di sejumlah wilayah dengan tingkat intensitas berbeda. Berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan (shakemap), intensitas V MMI tercatat di Kota Tebingtinggi, Kota Kabanjahe, dan Kota Limapuluh.
Pada skala tersebut, getaran dirasakan hampir oleh seluruh penduduk hingga menyebabkan banyak orang terbangun.
Sementara itu, intensitas IV MMI dirasakan di Raya, Simalungun; Panombeian Pane, Simalungun; Panei, Simalungun; Kota Pematangsiantar; serta Kota Pangururan. Pada skala ini, getaran umumnya dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah pada siang hari.
Meski demikian, BMKG belum mendeteksi adanya gempa bumi susulan hingga pukul 18.16.00 WIB. Pemantauan terhadap aktivitas kegempaan akan terus dilakukan untuk mengantisipasi perkembangan kondisi setelah gempa utama.
“Imbauan kepada masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi,”.
Editor : Kurnia Illahi